Langsung ke konten
Kualitas Udara

Kualitas Udara Monier

Puncak

Kenya > Bomet > Sotik

Indeks Kualitas Udara Saat Ini & Tingkat Polutan

Bomet, Kenya

Prakiraan kualitas udara harian. PM2.5, PM10, O₃, NO₂, SO₂, CO.

Kualitas Udara

27
Cukup
AQI Eropa
Polutan utama: O₃

Kualitas udara dapat diterima. Individu yang sangat sensitif sebaiknya mempertimbangkan untuk membatasi aktivitas fisik berat di luar ruangan dalam waktu lama.

02040608002040608018:0000:0006:0012:0018:0000:0006:0012:0018:0000:0006:0012:0017:00
Prakiraan per jam
Sekarang277
19:002513
20:005724
21:006734
22:007140
23:007646
00:007746
01:007240
02:006026
03:002312
04:00158
05:00158
06:00168
07:002010
08:002312
09:00219
10:00237
11:00265
12:00294
13:00294
14:00304
15:00314
16:00294
17:00284
AQIPM2.5 μg/m³
PM2.5
6.8μg/m³
46% of WHO limit (15 μg/m³)
PM10
7.6μg/m³
17% of WHO limit (45 μg/m³)
Ozon (O₃)
67.3μg/m³
67% of WHO limit (100 μg/m³)
NO₂
2.5μg/m³
10% of WHO limit (25 μg/m³)
SO₂
0.7μg/m³
2% of WHO limit (40 μg/m³)
CO
217.6μg/m³
5% of WHO limit (4000 μg/m³)
Prakiraan kualitas udara harian
Hari ini54Sedang2576
Mon33Cukup1577
Tue22Cukup1134
Wed23Cukup1247
Thu23Cukup1437
Skala AQI Eropa
0–20Baik
21–40Cukup
41–60Sedang
61–80Buruk
81–100Sangat Buruk
100+Berbahaya

Indeks Kualitas Udara Eropa berkisar dari 0 (terbaik) hingga 100+ (terburuk). Indeks ini menggabungkan pengukuran partikel dan polutan gas menjadi satu angka.

Riwayat30 hari terakhir
Apa saja polutan ini?
PM2.5Partikel halus yang lebih kecil dari 2,5 mikrometer. Partikel ini cukup kecil untuk melewati hidung dan tenggorokan, mencapai jauh ke dalam paru-paru dan bahkan memasuki aliran darah. Sumber utama meliputi knalpot kendaraan, proses industri, dan kebakaran hutan.
PM10Partikel kasar yang lebih kecil dari 10 mikrometer, termasuk debu, serbuk sari, dan keausan permukaan jalan. Meskipun lebih besar dari PM2.5, partikel ini tetap menyebabkan iritasi pernapasan dan memperburuk asma.
O₃Ozon permukaan tanah tidak dipancarkan secara langsung — terbentuk ketika nitrogen oksida dan senyawa organik volatil bereaksi di bawah sinar matahari. Lebih tinggi pada sore hari musim panas. Dapat memicu serangan asma dan mengurangi fungsi paru-paru.
NO₂Nitrogen dioksida terutama berasal dari mesin kendaraan dan pembangkit listrik. Zat ini menyebabkan peradangan pada lapisan saluran pernapasan, membuat paru-paru lebih rentan terhadap infeksi.
SO₂Sulfur dioksida dilepaskan dari pembakaran bahan bakar fosil yang mengandung sulfur, terutama batu bara dan minyak. Paparan singkat pun dapat menyempitkan saluran pernapasan, terutama pada penderita asma.
COKarbon monoksida adalah gas tidak berbau dari pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna. Di luar ruangan, gas ini terutama berasal dari lalu lintas kendaraan. Pada tingkat yang tinggi, gas ini mengurangi kemampuan darah untuk membawa oksigen.
Debu (AOD)AOD 550nm.
FAQ Kualitas Udara
Apa itu Indeks Kualitas Udara?

AQI Eropa adalah angka dari 0 hingga 100+ yang merangkum seberapa bersih atau tercemarnya udara. Indeks ini menggabungkan pengukuran partikel halus (PM2.5, PM10) dan gas (ozon, NO₂, SO₂) menjadi satu skor. Semakin tinggi angkanya, semakin buruk kualitas udara dan semakin besar risiko kesehatannya.

Siapa yang paling rentan terhadap polusi udara?

Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita asma, COPD, atau penyakit jantung adalah yang paling rentan. Bahkan tingkat polusi sedang (AQI 41–60) dapat memicu gejala pada kelompok ini. Atlet dan pekerja luar ruangan juga berisiko lebih tinggi karena laju pernapasan yang lebih cepat.

Bagaimana cara melindungi diri?

Pada hari dengan polusi tinggi: tetap di dalam ruangan dengan jendela tertutup, gunakan pemurni udara berfilter HEPA, hindari olahraga berat di luar ruangan (terutama dekat jalan ramai), dan periksa prakiraan AQI sebelum merencanakan aktivitas. Bahkan pada hari dengan polusi sedang, individu sensitif sebaiknya membatasi aktivitas fisik berat di luar ruangan.

Kapan kualitas udara biasanya paling buruk?

Ozon mencapai puncak pada sore hari yang panas dan cerah (musim panas). Polusi partikel (PM2.5) sering kali paling buruk di musim dingin akibat pemanasan dan inversi suhu yang memerangkap polutan di dekat permukaan tanah. Lalu lintas jam sibuk menyebabkan lonjakan NO₂ pagi dan sore hari. Peristiwa debu dan kebakaran hutan dapat memicu lonjakan parah secara tiba-tiba kapan saja.

Data: Copernicus CAMS · CC-BY-4.0