Langsung ke konten
Kualitas Udara

Kualitas Udara Hackenberg

Desa

Jerman > Bavaria > Landkreis Regensburg

Indeks Kualitas Udara Saat Ini & Tingkat Polutan

Bavaria, Jerman

Prakiraan kualitas udara harian. PM2.5, PM10, O₃, NO₂, SO₂, CO.

Kualitas Udara

28
Cukup
AQI Eropa
Polutan utama: O₃

Kualitas udara dapat diterima. Individu yang sangat sensitif sebaiknya mempertimbangkan untuk membatasi aktivitas fisik berat di luar ruangan dalam waktu lama.

0102030405002040608010012021:0003:0009:0015:0021:0003:0009:0015:0021:0003:0009:0015:0020:00
Prakiraan per jam
Sekarang168
22:00168
23:00239
00:002010
01:002111
02:002412
03:002714
04:003116
05:003518
06:003719
07:003518
08:003518
09:003015
10:003010
11:00378
12:00387
13:00406
14:00435
15:00424
16:00424
17:00434
18:00384
19:00355
20:00326
AQIPM2.5 μg/m³
PM2.5
8.3μg/m³
55% of WHO limit (15 μg/m³)
PM10
8.7μg/m³
19% of WHO limit (45 μg/m³)
Ozon (O₃)
71.3μg/m³
71% of WHO limit (100 μg/m³)
NO₂
7.0μg/m³
28% of WHO limit (25 μg/m³)
SO₂
0.6μg/m³
2% of WHO limit (40 μg/m³)
CO
169.1μg/m³
4% of WHO limit (4000 μg/m³)
Prakiraan kualitas udara harian
Hari ini18Baik1623
Sat33Cukup2043
Sun34Cukup2248
Mon34Cukup2743
Tue31Cukup2141
Skala AQI Eropa
0–20Baik
21–40Cukup
41–60Sedang
61–80Buruk
81–100Sangat Buruk
100+Berbahaya

Indeks Kualitas Udara Eropa berkisar dari 0 (terbaik) hingga 100+ (terburuk). Indeks ini menggabungkan pengukuran partikel dan polutan gas menjadi satu angka.

Riwayat30 hari terakhir
Apa saja polutan ini?
PM2.5Partikel halus yang lebih kecil dari 2,5 mikrometer. Partikel ini cukup kecil untuk melewati hidung dan tenggorokan, mencapai jauh ke dalam paru-paru dan bahkan memasuki aliran darah. Sumber utama meliputi knalpot kendaraan, proses industri, dan kebakaran hutan.
PM10Partikel kasar yang lebih kecil dari 10 mikrometer, termasuk debu, serbuk sari, dan keausan permukaan jalan. Meskipun lebih besar dari PM2.5, partikel ini tetap menyebabkan iritasi pernapasan dan memperburuk asma.
O₃Ozon permukaan tanah tidak dipancarkan secara langsung — terbentuk ketika nitrogen oksida dan senyawa organik volatil bereaksi di bawah sinar matahari. Lebih tinggi pada sore hari musim panas. Dapat memicu serangan asma dan mengurangi fungsi paru-paru.
NO₂Nitrogen dioksida terutama berasal dari mesin kendaraan dan pembangkit listrik. Zat ini menyebabkan peradangan pada lapisan saluran pernapasan, membuat paru-paru lebih rentan terhadap infeksi.
SO₂Sulfur dioksida dilepaskan dari pembakaran bahan bakar fosil yang mengandung sulfur, terutama batu bara dan minyak. Paparan singkat pun dapat menyempitkan saluran pernapasan, terutama pada penderita asma.
COKarbon monoksida adalah gas tidak berbau dari pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna. Di luar ruangan, gas ini terutama berasal dari lalu lintas kendaraan. Pada tingkat yang tinggi, gas ini mengurangi kemampuan darah untuk membawa oksigen.
Debu (AOD)AOD 550nm.
FAQ Kualitas Udara
Apa itu Indeks Kualitas Udara?

AQI Eropa adalah angka dari 0 hingga 100+ yang merangkum seberapa bersih atau tercemarnya udara. Indeks ini menggabungkan pengukuran partikel halus (PM2.5, PM10) dan gas (ozon, NO₂, SO₂) menjadi satu skor. Semakin tinggi angkanya, semakin buruk kualitas udara dan semakin besar risiko kesehatannya.

Siapa yang paling rentan terhadap polusi udara?

Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita asma, COPD, atau penyakit jantung adalah yang paling rentan. Bahkan tingkat polusi sedang (AQI 41–60) dapat memicu gejala pada kelompok ini. Atlet dan pekerja luar ruangan juga berisiko lebih tinggi karena laju pernapasan yang lebih cepat.

Bagaimana cara melindungi diri?

Pada hari dengan polusi tinggi: tetap di dalam ruangan dengan jendela tertutup, gunakan pemurni udara berfilter HEPA, hindari olahraga berat di luar ruangan (terutama dekat jalan ramai), dan periksa prakiraan AQI sebelum merencanakan aktivitas. Bahkan pada hari dengan polusi sedang, individu sensitif sebaiknya membatasi aktivitas fisik berat di luar ruangan.

Kapan kualitas udara biasanya paling buruk?

Ozon mencapai puncak pada sore hari yang panas dan cerah (musim panas). Polusi partikel (PM2.5) sering kali paling buruk di musim dingin akibat pemanasan dan inversi suhu yang memerangkap polutan di dekat permukaan tanah. Lalu lintas jam sibuk menyebabkan lonjakan NO₂ pagi dan sore hari. Peristiwa debu dan kebakaran hutan dapat memicu lonjakan parah secara tiba-tiba kapan saja.

Data: Copernicus CAMS · CC-BY-4.0